Follow us on:

Pages

Fungsi Rekursif

Fungsi/void Rekursif => Fungsi yang memanggil dirinya sendiri. 

Dibawah ini terdapat 2 contoh program menggunakan c++ yaitu void menggunakan rekursif dan void tanpa rekursif.

  1. Fungsi/void Rekursif
  2. contoh program menampilkan angka 1-10:

    #include <iostream>
    #include <conio>

    void pake_rekursi (int n)
    {
      n++;
      cout<<n<<endl;
      if(n<10)
      {
          pake_rekursi(n);
      }
    }

    main()
    {
      pake_rekursi(0);
      getch();
    }

     

  3. Fungsi/void tanpa Rekursif
  4. Contoh program tanpa menggunakna rekursif:

    #include <iostream>
    #include <conio>

    void tanpa_rekursi(int n)
    {
     int i;
     for (i=1;i<=n;i++)
     {
      cout<<i<<endl;
     }
    }

    main()
    {
      tanpa_rekursi(10);
      getch();
    }
Resensi:

Dexa maker

Array

Array adalah sekelompok variabel yang memiliki tipe data yang sama. Pengaksesan elemen array dapat dilakukan dengan menyebutkan nama array dan indeks atau nomor elemennya.

Berikut contoh program tanpa menggunakan Array:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main()
{
 int a1, a2, a3, a4, a5;
 cout<<"Angka ke-1: "; cin>>a1;
 cout<<"Angka ke-2: "; cin>>a2;
 cout<<"Angka ke-3: "; cin>>a3;
 cout<<"Angka ke-4: "; cin>>a4;
 cout<<"Angka ke-5: "; cin>>a5;
 getch();


maka,






Tanpa menggunakan array, pasti sangat ribet dalam pengcodingannya. dan coba lihat perbedaan contoh program yang sama dan menggunakan array:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main()
{
 int a[5];
 int i;

 for (i=0; i<5; i++)
 {
  cout<<"Angka ke-"<<i<<": ";cin>>a[i];
 }
 getch();
}
 


maka,

  




Pastinya anda sudah dapat membedakan kan, jadi kurang lebih begitulah keuntungannya menggunakan array.



Resensi:
Buku Algoritma Pemrograman C++ dalam ilustrasi
My dosen Algo

Input/Output

Operasi Input Output Untuk operasi input dan output pada C menggunakan header file

  • stdio.h (standard input output header)
  • conio.h (console input / output )
  • iostream.h (input / ouput stream)
File header untuk proses input adalah stdio.h dan conio.h.Fungsi input / output yang sering digunakan:
stdio.h : printf, scanf, gets, puts, getchar, putchar, fgets, fputs
conio.h : getchar, getch, getche , clrscr
iostream.h : cout , cin.
Untuk menerima input karakter kita menggunakan fungsi getch, getchar dan getche. Anda bisa juga menggunakan fungsi scanf. Apa perbedaan getch, getchar dan getche ? getch : input karakter tidak terlihat, tanpa <enter> getchar : input karakter terlihat, perlu <enter> getche :  input karakter terlihat, tanpa <enter>   Untuk menghapus semua tampilan di layar dapat menggunakan fungsi clrscr()

Untuk C++ input/output menggunakan file header iostream.h. Standarnya untuk input/output user menggunakan perintah cout dan cin.

Dalam C++ input berarti membaca dari stream dan output berarti menulis ke stream.

Bentuk Umum Output operator :

cout << ekspresi ;

Bentuk umum Input operator :

cin >> variable ;

Saya akan jelaskan dengan gambar, berikut:

- Contoh program menampilkan output:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main()
{
 cout<<"Ini adalah output";
 getch();
}


Maka, hasilnya akan mengeluarkan "Ini adalah output" pada layar program.



 - Contoh program memasukkan input:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main()
{
 int a;
 cout<<"Masukkan input angka: ";cin>>a;
 cout<<endl<<"angka yang anda masukkan adalah: "<<a;
 getch();
}


Pada program diatas, a variabel yang akan menampilkan input dan kita a merupakan nilai  int berupa angka bulat. Saat program dijalankan masukkan angka bulat yang anda inginkan, misal: 5. Maka, akan muncul:


Sekian penjelasan saya tentang input/output ini.. sekian dan terima kasih.


Resensi:
http://materi-kuliah-informatika.blogspot.com 
http://dexamaker.blogspot.com/

Algoritma

Pada dasarnya Algoritma adalah urutan suatu langkah-langkah logis yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah. Dimana langkah-langkah ini disusun secara sistematis dan logis. Langkah-langkah logis ini harus dapat ditentukan dengan nilai benar atau salah.
Algortima berasal dari kata algorism yang berarti proses menghitung.



Kata algorism ini diperkenalkan oleh ahli matematika: Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi disebut sebagai Bapak Aljabar. Seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm (sekarang bernama Khiva, Uzbekistan) dan wafat pada tahun 850 di Baghdad.

Algoritma merupakan jantung ilmu komputer dan informatika. Algoritma tidak hanya diterapkan dalam komputer saja, namun dapat juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saat kita memasak air panas, yang pertama kita lakukan adalah menyiapkan wadah, lalu wadah diisikan dengan air, lalu air ini dimasak,  dan baru jadilah air panas.

Ciri penting algoritma
  • Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
  • Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (Ambiguitas).
  • Algoritma memiliki nol atau lebih masukkan.
  • Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.
  • Algoritma harus efektif (setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang masuk akal).
Algoritma ada 2 jenis, yaitu:
- Deskripsi
- Flowchart
  1. Deskripsi
  2. Contoh:
    Algoritma persegi panjang:
    1. Masukkan panjang p
    2. Masukkan lebar l
    3. Luas = p*l
    4. Munculkan Luas
  3. Flowchart
  4. => gambaran hasil analisa suatu masalah.
    Secara garis besar ada 3 bagian utama:
    - Input
    - Proses
    - Output

    Macam-macam flowchart:

    Hal yang paling penting dalam pembuatan flowchat adalah:
    • Jalannya proses digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
    • Aktivitas yang digambarkan harus didefiniskan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
    • Hindari pengulangan proses yang tidak perlu logika dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat.
    • Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.
    • Setiap langkah dari aktifitas harus berada pada urutan yang benar.
    • Menggunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
      Contoh:
      // Flowchart persegi panjang



  5. Pseudocode
  6. Pseudocode adalah tekhnik untuk menuliskan algoritma secara high-level tanpa tergantung pada sebuah bahasa pemrograman. Penulisan pseudocode biasanya ditulis dengan menggunakan bahasa inggris dan diberi tambahan notasi-notasi matematika.

      Contoh pseudocode menghitung luas segi empat:
       
      Algoritma Luas_Segiempat
      { Menghitung luas segiempat dengan diketahui panjang dan lebarnya }
      DEKLARASI
         Luas, panjang, lebar: integer
      DESKRIPSI
         panjang  <= 10
         lebar <= 5
         Luas <= panjang*lebar
                      write (Luas) 
       
       
    Resensi: 
    http://teknologi.kompasiana.com
    http://www.jaf.web.id
    Buku Algoritma pemrograman C++ dalam ilustrasi

Type data pada C++

Tipe data diklasifikasikan berdasarkan bagaimana keadaan data disimpan dalam memori, dan jenis operasi yang dapat dilakukan.

CHAR

Adalah sembarang huruf, angka, tanda baca tunggal. Ada 2 (dua) macam char, yaitu :

  1. signed mendeklarasikan char bertanda, digunakan untuk nilai negative. Rentang nilai mulai -128 sampai 127 
  2. unsigned mendeklarasikan char tidak bertanda, untuk nilai positif. Rentang nilai mulai 0 sampai 255
contoh deklarasi char :
char letter = ‘A’ ;
unsigned char number = 245 ;
signed char value = -71 ; 
 
SHORT, INT, LONG 

Digunakan untuk menyatakan bilangan bulat. Seperti pada char, perubah tipe signed dan unsigned dapat ditambahkan.
Rentang nilai short int mulai -32.768 sampai 32.767.
Rentang nilai long / int mulai -2.147.483.648 sampai 2.147.483.647.

Contoh deklarasi int :
Int nilai, total ; atau,
Int nilai  = 90 ; 

FLOAT, DOUBLE 

Menyatakan bilangan pecahan/real, maupun eksponensial. Dalam keadaan default, bilang floting point dianggap bertipe double.
Rentang nilai float mulai 3,4 E^-38 sampai 3,4 E^+38.
Rentang nilai double mulai 1,7 E^-308 sampai 1,7 E^+308.

ENUMERATION / ENUM
 
Adalah serangkaian symbol berurutan yang menspesifikasikan konstanta bertipe integer. Dalam C++ tidak terdapat tipe Bolean, sehingga untuk merepresentasikan TRUE dengan nilai integer bukan nol ( 1, 2, dst ), sedangkan FALSE dengan nilai nol ( 0 ).

Contoh deklarasi enum :
Enum BOOLEAN { False, True } ;   atau,
Enum BOOLEAN { Benar = 3, Salah = 0 } ;
 
VOID
 
Menyatakan tipe kosong untuk :
  1. mendeklarasikan fungsi yang tidak mengembalikan nilai apapun.
  2. mendeklarasikan fungsi yang tidak menerima parameter apapun.
  3. bila diawali dengan operator *, menyatakan penunjuk terhadap sembarang tipe data.
Contoh deklarasi void : Void cctrputs (char*, int );   atau,
Main (void);   atau,
Void* action;
Int ivalue = 100;
Action = &ivalue;

PENUNJUK / POINTER

Adalah variable yang berisi nilai alamat suatu lokasi memori tertentu. Deklarasi penunjuk dilakukan dengan menspesifikasikan *, sebelum nama varabel / konstanta. 

Array

Adalah sekelompok data bertipe sama yang menduduki lokasi memori yang berurutan. Jumlah elemen array dinyatakan dengan cara mengapit jumlah yang di maksud dengan tanda ‘ [ … ] ‘

Bentuk umum :   tipe namaArray [ jumlahelemen ] ; 

Untuk   menyatakan  array  berdimensi   lebih dari 1 (satu), tambahkan tanda ‘[ … ]’ sebanyak dimensi yang diinginkan.

Contoh deklarasi array 2 dimensi :
Int matrix [2][3] ;

STRING 

Deretan karakter yang diakhiri dengan sebuah karakter kosong. String ditulis dengan mengapit string dengan tanda petik dua ( “ …….” ).

Contoh deklarasi string :
Char text [ ] = “ C++ “ ;
Puts (text) ; 

STRUCT, UNION 

Digunakan untuk mendeklarasikan sekelompok data yang memiliki tipe yang berlainan. Struct : elemennya ada dilokasi memori yang berbeda, dan union : elemennya ada dilokasi memori yang sama. 
                                            
Bentuk umum :
Struct tipestruktur

   Tipeanggota1 namaAnggota1 ;
   Tipeanggota2 namaAnggota2 ;
    ………….
}
namaStruktur ;



Sumber:
T. Pemrograman Terstruktur 2

Sistem Operasi Linux

Pengenalan Sistem Operasi Linux - Masih banyak yang menganggap Sistem Operasi Linux susah dipakai dan tidak user friendly. Meskipun  begitu dengan seiring perkembangan zaman OS Linux pun makin bersahabat dan tentunya nyaman dipakai oleh semua kalangan.

Linux adalah sebuah program (system operasi) open source di bawah lisensi GNU, system beroperasi pada 32-64 bit, yang merupakan turunan dari UNIX dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform hardware.

Sejarah Linux itu sendiri dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Universitas Helsinki, Finlandia bernama Linus Benedict Torvald menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32 bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC. Logo Linuxyang digunakan adalah Tux atau penguin. Penguin digunakan sebagai logo berdasarkan pengalaman saat Torvald berjalan-jalan dengan rekannya Andrew Tridgell (penyusun samba yaitu sebuah program yang memungkinkan mesin UNIX termasuk Linux berkomunikasi dengna Windows dalam sebuah jaringan), tiba-tiba Torvald dipatok penguin, dan semenjak itu mengalami demam berhari-hari. Dia berpikir, bahwa karakter itu yang cocok untuk mewakili Linux.

Perbedaan Windows Dengan Linux


Sebagai Sistem Operasi (OS) server, Linux dirancang untuk tidak sering dimatikan dalam pengoperasiannya. Pencegahan memory leak di Linux mendapat porsi perhatian yang lebih besar dibanding pada Windows. Artinya, ketersediaan porsi memori yang bisa digunakan boleh berkurang pada Windows karena toh dalam waktu tidak lama sistem akan dijalankan mulai dari awal lagi.

1. Awal perkembangannya.

Windows berkembang dari dunia komputer mikro yang serba personal. Karena khusus untuk kebutuhan desktop, Windows sangat memfokuskan diri pada kesederhanaan penggunaan, pendekatan pada sisi end user dsb. Linux berkembang dari dunia Unix dengan segala persoalan multi-tasking dan multi-usernya. Dengan kata lain, Linux dirancang dengan karakteristik server atau workstation high-end. Linux juga dikembangkan dengan kemampuan jaringan cukup tinggi dan sejak awal hidupnya sudah berusaha untuk berjalan pada berbagai arsitektur komputer, sehingga Linux tidak menjadikan kebutuhan desktop sebagai tujuan besar

2. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

 Jika dilihat dari sisi HAKI, SO Windows dan kebanyakan program-program aplikasinya, kepemilikan lisensi (rata-rata berharga $200 USD) merupakan sarat mutlak untuk penggunannya. Sementara Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut.

 3. Kelengkapan Program

 Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin hanya Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.Sekalipun Linux juga sebagai SO, setelah diinstal, akan ditemui banyak program dari hampir semua kategori program seperti Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.

 4. Program Aplikasi

Windows unggul untuk aplikasi Office-nya. Diakui bahwa Microsoft Office termasuk tool yang sangat enak untuk bekerja di PC seperti menyiapkan presentasi, tulisan, laporan, agenda dll. Linux unggul dalam aplikasi Webserver, proxy server, firewall, mail server, Samba dll. Pada aplikasi server umumnya X-Windows tidak lagi digunakan di Linux, oleh karena itu Linux biasanya lebih hemat resources (memory & harddisk) di bandingkan Windows. Sementara komunitas Linux juga berusaha keras untuk mengejar ketinggalannya dalam aplikasi Office-nya dengan mengembangkan StarOffice yang dimotori oleh Sun Microsystems agar dapat digunakan secara cuma-cuma di atas Linux.

5. Konfigurasi Sistem

Berbeda dengan program Windows yang sudah siap pakai, di Linux ada kalanya perlu menyunting file secara manual melalui command line. Tetapi dengan adanya PCLINUX Control Center, konfigurasi sistem bisa dilakukan dengan mudah. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang juga sudah siap pakai.

6. Dukungan Perangkat Keras Tidak seperti kemudahan yang ditemui di Windows, terkadang suatu hardware tidak bisa bekerja di Linux. Hal ini bisa terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

7. Manajemen Proses

Apabila kita tekan tombol Crtl-Alt-Del pada saat sistem menjalankan Windows akan terlihat sejumlah proses yang sedang berjalan. Kalau dihitung dari 10 dan pengguna biasa bisa mengenali sebagian besar proses-proses ini. Bila kita kirim perintah ps ax pada sistem Linux akan terlihat keterangan bahwa ada lebih dari 20 proses sedang berjalan. Mereka yang tidak mendalami sistem operasi tidak akan bisa mengenalisebagian besar dari proses-proses tersebut.

8. Sistem File

Windows menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive). Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux (tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama file di Windows memiliki peranan penting. Sementara Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root (disimbolkan dengan /), yang didalamnya terdapat berbagai direktori dan device. Di Linux, ekstensi nama file tidak memiliki peranan penting.

 9. Waktu Pengoperasian

Sebagai SO personal workstation, Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu. Sistem Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak ditemui pengguna Linux yang bekerja dengan user root (nama super user di dunia Unix).

10. Proteksi Sistem

Karena sistem Windows biasanya digunakan orang tertentu saja, maka sistem proteksi berkas-berkas di komputer tidak menjadi perhatian utama dalam perancangan Windows. Kapanpun pengguna Windows bisa menghapus, mengganti nama, memindah lokasi direktori file apapun yang ada di sistem. Login bukanlah keharusan bagi pengguna Windows 9x. Dengan cancel login prompt, bisa didapatkan hak akses segalanya. Meskipun sama-sama sebagai sistem operasi (SO) komputer, Linux dan Windows memiliki perbedaan dalam banyak hal. Karena merupakan dua dunia yang berbeda, maka hampir semuanya bisa berbeda. Software yang didesain khusus untuk Windows tidak akan berjalan pada Linux, demikian juga sebaliknya.

11. Menangani Crash

Dibandingkan dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Namun jika mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik, Windows XP juga cukup stabil.Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah. Dan jika sistem grafis yang terkunci, bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Juga tersedia pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

12 Sistem Sistribusi

Windows hanya mengenal satu distribusi yaitu Microsoft. Sementara, Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka – pustaka sistem, dan software – software yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut (kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya.

Kemungkinan Migrasi

 Di satu pihak, Windows dalam perkembangannya menyatu dengan garis produksi server NT menjadi Windows 2000 dan kemudian Windows XP. Di lain pihak, masyarakat opensource terus mengembangan user interface grafis untuk meningkatkan kenyamanan Linux untuk penggunaan sebagai workstation pribadi. Sejak kemunculan Windows 2000 dan perkembangan user interface grafis di Linux, mulai bisa dilihat kesetaraan Windows dan Linux yakni sistem operasi untuk server dan juga untuk workstation. Migrasi pengguna dari Windows ke Linux dan sebaliknya tidak dapat terjadi secara spontan karena faktor kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Selama penggunaan Windows dan program-program aplikasinya tidak terhalang oleh keharusan membayar lisensi, pengguna Windows tidak akan banyak beralih ke Linux. Kesuksesan Linux di Indonesia meraih perhatian dari pengguna komputer bergantung pada hak yang berwajib dalam mengkampanyekan penghormatan pada hak atas kekayaan intelektual.


Kelebihan Linux:

 - Bersifat open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya. LISENSI FREE dan boleh di utak atik semaunya.
- Linux sekarang sudah mudah di operasikan. kalo dulu pengguna linux identik dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya.
- Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
- Memiliki pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke user lainnya.
- Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
- Linux dapat berjalan di dua mode.
- Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
- Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
- Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.

Kekurangan Linux:

- Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
- Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux. Kalo ingin melihat daftar hardware yang mendukung linux silahkan dilihat di www.linux-drivers.org atau www.linuxhardware.org/.
- Proses instalasinya tidak semudah windows.
- Aplikasi di linux belum se ampuh aplikasi windows.
- Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu. hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.

sumber: Wikipedia,cyber-benyo, belajar-komputer-mu, id.shvoong, kumpulanteknologi

Pengantar Pengolah Data

  • Definisi Basis Data
-Basis: markas / tempat berkumpul / tempat bersarang / gudang
-Data:representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya.

Basis Data:
  • Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah 
  • Kumpulan data yang salng berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan 
  • Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan tertentu

  • Tujuan Pemanfaatan Basis Data
- Kecepatan dan kemudahan
- Efisiensi ruang penyimpanan
- Keakuratan
- Ketersediaan
- Kelengkapan
- Keamanan
- Kebersamaan
  • Pemakai Basis Data
Secara umum, seluruh sistem dalam kehidupan bisa menggunakan konsep basis data dalam pengelolaan informasi, karena semua sistem tersebut tak bisa lepas dari fakta. Bidang-bidang fungsional yang memanfaatkan basis data dalam hal efisiensi, akurasi dan kecepatan operasi antara lain adalah:
 - Kepegawaian, untuk berbagai perusahaan yang memiliki banyak pegawai
- Pergudangan (inventory), untuk perusahaan manufaktur (pabrik), grosir (reseller), apotik dll
- Akuntansi, untuk berbagai perusahaan
- Akuntansi, untuk berbagai perusahaan Layanan pelanggan (Customer care), untuk perusahaan yang berhubungan dengan banyak pelanggan (bank, konsultan dll)

Bentuk-bentuk Perusahaan yang memanfaatkan Basis Data:
- Perbankan, dalam melakukan pengelolaan data nasabah, tabungan, pinjaman, pembuatan laporan akuntansi, pelayanan informasi pada nasabah dll
- Pendidikan / sekolah, dalam melakukan pengelolaan data siswa, penjadwalan kegiatan, perkuliahan, nilai dll.
- Rumah Sakit, dalam melakukan pengelolaan histori penyakit / pengobatan pasien, menangani pembayaran perawatan dll.
- Telekomunikasi, dalam melakukan pengelolaan data administrasi kabel / data pelanggan, menangani gangguan dll.
- Dan lain sebagainya

  • Konsep Sistem Basis Data 
- Hardware
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.

- Operating System
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.

- Database
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.

- Database Management System
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.

- User
Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.

- Optional Software
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.

  • Bahasa Basis Data
Merupakan bahasa yang digunakan oleh user untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan. Misalnya SQL, dBase, QUEL dsb.

Bahasa Basis Data dipilah ke dalam 2 bentuk
1. Data Definition Language (DDL)
Dengan bahasa ini kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel dsb.
2. Data Manipulation Language (DML).
Berguna untuk melakukan manipulasi dan pegambilan data pada suatu basis data. Berupa:
-penyisipan/penambahan data baru (insert)
-penghapusan data (delete)
-pengubahan data (update)
  • Jenis Pengguna Basis Data
-System Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak penjual
-Database Administrator (DBA)
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.
Tugas DBA :
-Mengontrol DBMS dan software-software
-Memonitor siapa yang mengakses basis data
-Mengatur pemakaian basis data
-Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency

Programmer aplikasi
Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalai program yang ditulis dalai bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)
-User Mahir (Casual User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS
-User Umum (End User/Naïve User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah ditulis/disediakan sebelumnya
-User Khusus (Specialized/Sophisticated User)
Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra,dll, yang bisa saja mengakses basis data dengan/tanpa DBMS yang bersangkutan.